Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mikroekonomi


Mikroekonomi

Kurva isoquant adalah kurva yang menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan dua macam faktor produksi yang menghasilkan tingkat produksi yang sama. Sedangkan kurva isocost adalah kurva yang menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan 2 macam faktor produksi yang memerlukan biaya yang sama.
Total Cost adalah biaya keseluruhan yang diperlukan untuk menghasilkan output, terdiri dari biaya tetap ditambah biaya variabel (TC = FC + VC).
a.    Fixed Cost adalah biaya yang besarnya tidak tergantung pada jumlah produksi, disebut juga overhead cost atau sunk cost, meliputi biaya sewa gedung, sewa alat, bunga pinjaman, gaji pegawai, dan lain-lain.
b.    Variable Cost adalah biaya yang besarnya berubah-ubah seiring perubahan tingkat produksi (output), meliputi biaya material, upah buruh, pembayaran listrik, dan lain-lain. Biaya variabel bernilai nol ketika perusahaan belum menghasilkan output. Biaya variabel baru diperlukan ketika perusahaan mulai menghasilkan output.
c.    Average Variable Cost adalah biaya variabel yang dikeluarkan untuk memproduksi satu unit output.
d.    Average Cost adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk memproduksi satu unit output. Besarnya biaya rata-rata adalah biaya total dibagi jumlah produksi.
e.    Marginal Cost adalah biaya tambahan yang dikeluarkan jika perusahaan memproduksi satu unit output tambahan.
Struktur Pasar :
Persaingan Sempurna (Perfect Competition) :
    Terdapat banyak produsen dan banyak konsumen;
    Produsen adalah Price taker (pengambil harga) sehingga peran produsen terlalu kecil sehingga tidak dapat mempengaruhi harga;
    Produsen mudah masuk atau keluar sehingga bila seorang produsen ingin menjual hasil produksinya dapat dengan mudah melakukannya, sebaliknya bila mengalami kerugian dapat meninggalkan produksi tersebut tanpa hambatan; dan
    Barang yang dihasilkan serupa (homogen) sehingga barang yang dihasilkan seorang produsen merupakan pengganti sempurna barang yang dihasilkan produsen lain.
Pasar persaingan tidak sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding atau tidak seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu penjual atau beberapa penjual, sedangkan pembelinya juga satu atau beberapa pembeli yang menguasai pasar. Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna adalah sebagai berikut:
1.    Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan saja. Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang yang sangat dekat, ciri-cirinya yaitu pasar monopoli adalah industri satu perusahaan hanya ada satu saja perusahaan dalam industri tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli dari tempat lain. Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip. Barang yang dihasilkan perusahaan tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan satu- satunya jenis yang barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip yang dapat menggantikan barang tersebut.
2.    Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area, ciri-cirinya yaitu menghasilkan barang standar maupun barang berbeda corak kekuasaan menentukan harga adakalanya lemah dan adakalanya sangat tangguh tanpa ada kerjasama, kekuasaan menentukan harga menjadi lebih terbatas. Apabila suatu perusahaan menurunkan harga, dalam waktu yang singkat ia akan menarik banyak membeli. Pada umumnya perusahaan oligopoli perlu melakukan promosi secara iklan. Iklan sangat diperlukan oleh perusahaan oligopoli yang menghasilkan barang yang berbeda corak
3.    Pasar Persaingan Monopolistic dapat didefinisikan sebagai suatu pasar dimana terdapat banyak produsen/penjual yang menghasilkan dan menjual produk yang berbeda coraknya (differentiated product). Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik yaitu terdapat banyak penjual  tetapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna. Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik mempunyai ukuran yang relatif sama. Produknya tidak homogen (berbeda corak). Produk perusahaan persaingan monopolistik berbeda coraknya dan secara fisik mudah untuk membedakan antara produk perusahaan yang satu dengan produk perusahaan lainnya. Sifat ini adalah sifat yang penting untuk membedakannya dengan sifat pada pasar persaingan sempurna. Perbedaan-perbedaan lain dapat berupa.pembungkusannya, cara pembayaran dalam pembelian, pelayanan penjualan, dan sebagainya. Karena perbedaan corak tersebut maka produk perusahaan-perusahaan persaingan monopolistik tidak bersifat substitusi sempurna. Mereka hanya bersifat substitusi dekat (close substitute)

Perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang maksimum pada saat tidak ada lagi keuntungan tambahan yang dapat diperoleh. Pada kondisi pasar persaingan sempurna perusahaan dapat memaksimumkan keuntungan akan menghasilkan produk pada tingkat dimana marginal cost sama dengan harganya (MC=P)

Tiga kemungkinan kondisi perusahaan pada pasar persaingan sempurna :
1.    Keuntungan Normal
2.    Kerugian Minimal
3.    Menutup Usaha

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya monopoli adalah sebagai berikut:
1.    Memiliki sumberdaya yang unik
2.    Perusahaan menikmati skala ekonomis
3.    Mendapatkan hak monopoli dari pemerintah:
a.    Hak paten, hak cipta
b.    Hak usaha ekslusif
Keseimbangan perusahaan dalam kondisi monopolistic competition dan oligopoli :
Kebaikan dan Kelemahan Iklan :
Kebaikan :
-    Membantu konsumen untuk membuat keputusan yang lebih baik
-    Menggalakkan kegiatan memperbaiki mutu barang
-    Membantu membiayai perusahaan-perusahaan komunikasi
-    Menaikkan kesempatan kerja
Kelemahan :
-    Iklan adalah penghamburan
-    Tidak selalu memberi informasi yang benar
-    Menghambat perusahaan baru untuk menjalankan usaha yang sama

Kurva Kelebihan Iklan

Posting Komentar untuk "Mikroekonomi"